Tiga Mahasiswa USB Surakarta Berhasil Ciptakan Olahan Sambal Gemati

Senangnews.com.

 

BERAWAL  dari suka makan kuliner Rica –rica yang pasti ada cita rasa pedas ,ketiga mahasiswa Universitas Setia Budhi Surakarta yakni, Alfian Fendi Setiawan dari  Prodi Analis Kesehatan,  Rebeca Ester Nauli Sinaga Prodi Analis Kesehatan serta Desi Kristiyanasani dari Prodi Managemen Kesehatan timbul keinginan membuat inovasi cita rasa Sambal memadukan dengan hasil penelitiannya yang bisa  bermanfaat bagi kesehatan.

Akir  tahun 2018, ide cemerlang tersebut mendapat respon dari Dosen Pembimbing PMK. Dr Dian Kresna Dipayana serta atas bantuan untuk riset dari Menristekdikti dalam Program Kreativitas  Mahasiswa Kewirausaha , maka dimulailah menciptakan Sambal dengan cita rasa berbeda,dimana memperpadukan cita rasa Jawa,Sumatera dan Sulawesi.

Dalam waktu  tidak lama ,sekitar bulan April 2019 terwujudlah sekaligus menciptakan olahan sambal dari Bunga Honje dan Rosella disebut GEMATI REMPAH BOLAHO [Gerakan Mahasiswa Tentang Inovasi Sambal Rempah-rempah dan Bunga Rosella- Honje.

Dr.Dian demikian panggilan akbrabnya dikampus USB Surakarta mengatakan,Sambal adalah kegemaran masyarakat tapi sambal hasil citaan mahasiswa USB kali ini ada yang unik dan tidak sama dengan sambal yang kini sudah kita rasakan bersama.

Cita rasa gabungan masakan Jawa – Sumatera – Sulawesi ,ini bisa dimaklumi  ketiga mahasiswa tersebut  berasal dari ketiga pulau di tersebut  sehingga menyatukan cita rasa sambal karena dibuat  selain Lombok sebagai bahan baku ditambah bumbu rempah –rempah plus bunga honje dan rosella.

Ternyata ungkap Dr.Dian manfaat sambal ini tak sekedar cita rasa namun juga bermanfaat bagi tubuh kita karena ada senyawa ,antara lain anti oksida,anti bakteri dan anti kanker dan lainnya serta  sudah barang tentu menyangkut kearifan lokal sangat diutamakan.

Cita –cita tak sekedar menciptakan Sambal Gemati Rampah Bolaho, dalam perjalanan kedepan pihak USB juga sudah  menghubungi Pengurus HIPMI dengan maksud tujuan untuk kerjasama kedepan dengan harapan bisa dikembangkan secara bersama.Malahan proses ijin kini sudah berjalan ,promopun sudah dijalankan semisal di arena Care Free Day,pameran serta media sosial dan lainnya.

Dr.Dian berbincang dikampus USB Surakarta didampingi ketiga mahasiswa yang menciptakan Sambal Gemati,belum lama ini.

Sementara itu,Ketua Pelaksana Alfian Efendi  Setiawan menambahkan selengkapnya seperti dibawah ini sesuai pengalamannya dalam menciptakan Sambal Gemati bersama kedua temannya ,yang disampaikan kepada Dosen Pembimbingnya  Dr.Dian.

 

Relise selengkapnya :

 

“Mahasiswa USB Cipatakan Olahan Sambal dari Bunga Honje dan Rosella”

Mahasiswa Universitas Setia Budi Surakarta yang tergabung dalam salah satu tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) berhasil menciptakan inovasi produk berupa Olahan Sambal rempah-rempah dan bunga rosella dan bunga honje. Produk olahan sambal yang disebut Gemati Rampah Bolaho (Gerakan Mahasiswa Tentang Inovasi Sambal Rempah-Rempah dan Bunga Rosella-Honje) tersebut menjadi salah satu PKM-K yang berhasil mendapatkan dana dari Kemenristekdikti pada tahun 2019 ini.

Ketua Pelaksana, Alfian Fendy Setiawan menyebutkan bahwa Bunga rosella dan honje yang digunakan sebagai bahan baku dalam kuliner belum banyak diketahui oleh masyarakat luas, maka produk ini bisa disebut merupakan suatu inovasi baru dalam sambal herbal. Bunga honje dan rosella memiliki kandungan senyawa polyfenol, alkaloid, triterpenoid, flavonoid dan saponin yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. “Senyawa-senyawa itu yang akan membuat sambal semakin tahan lama dan awet,” tambahnya. Selain itu, mengandung polifenor dan minyak atsiri yang merupakan anti microbial dengan kemampuan antiseptic. Dengan melihat kandungan pada bahan-bahan tersebut, maka Alfian bersama 2 mahasiswa lain yaitu Rebecca Ester Nauli Sinaga dan Desi Ristiyanasari memutuskan untuk membuat inovasi produk olahan sambal GEMATI RAMPAH BOLAHO (BUNGA ROSELLA-HONJE).

Sambal gemati bolaho ini memiliki cita rasa khas dan dan unik dengan adanya aroma dari bunga honje dan rosella. Bunga rosella terasa sangat asam dibanding bunga honje, oleh karena itu perlu merendam sejenak dengan air hangat untuk mengurangi rasa asamnya. Penggunaan air hangat ini juga lebih praktis dan lebih terkontrol dibandingkan dengan merebusnya secara  langsung. Rasa asamnya tidak hilang secara menyeluruh dan tekstur bunga tidak rusak. Sementara adanya bunga honje yang memiliki ciri khas tersendiri memberikan nilai plus pada sambal gemati rampah bolaho ini.

Produk Sambal Gemati Rampah Bolaho merupakan sambal herbal yang baik untuk dikonsumsi semua kalangan karena memakai pengawet alami yang berasal dari bunga rosella dan honje. Sambal Gemati ini diperuntukan untuk para pencita kuliner pedas dan juga dapat sebagai buah tangan khas dari Solo. Pemasaran produk ini dilakukan dengan berbagai cara termasuk memasarkan di area Car Free Day dan pasar, penjualan lewat sosial media, marketplace dan sebagainya.  Sampai saat ini, tim PKM-K tersebut telah berhasil memproduksi sebanyak 300 bungkus sambal. Alfian mengaku produk GEMATI RAMPAH BOLAHO ini berpotensi untuk dipatenkan karena merupakan produk baru dan inovatif dengan bahan baku bunga rosella-honje yang masih jarang digunakan sebagai bahan olahan produksi sambal .

Edit Paksri.

Leave a Comment