UNIBA SURAKARTA GELAR SEMINAR NASIONAL DAN CALL FOR PAPER 2020

Senangnews.com

REKTOR  UNIBA Surakarta Dr.Pramono Hadi ,SP,M.Si menyambut baik diselenggakaanya kegiatan Seminar Nasional yang melibatkan tiga pembicara penting,dari Kalangan Otoritas Pengambilan Kebijaksanan,Akademi serta pelaku usaha Grab,berlangsung Sabtu 29/2/20 di Hotel Sahid Jaya Solo.

Menurutnya kata Rektor,kegiatan ini bersamaan dibukanya Prodi Baru di UNIBA yakni Prodi Perdagangan Internasional sekaligus mewujudkan Kampus Merdeka di  Uniba Surakarta yang juga untuk Publikasi.

Sedang Ketua Yayasan YAPERTIB SahrialAmri,S.T.M.T mengatakan,kegiatan seminar nasional ini menjadikan alat ukur kampus merdeka,menjadi hal yang baik dan peluang kedepan demi mengedepankan kampus.Mahasiswa selain dibekali dikampus dengan mengadiri seminar ini mendapat pengalaman dan nantinya setelah selesai kuliah  nantinya siap menghadapi tantangan dilapangan dalam dunia kerja.

Ketua Panitya Dr.Ida Aryati Dyah Purnomo yang juga mengatakan seminar kali ini menghadirkan pembicara ,Sarwoto,SE,MBA,dari BI,Irawan Tri Nugroho,Ph.DAkademis UNS dan Grab ,diikuti mahasiswa,sejumlah PT.di Indonesia diharapkan sangat berguna bagi para akademisi,sedang moderator Dr.Supawi Pawenang.

Dalam relis selengkapnya Humas Uniba seperti menulis sbb; Sistem keuangan yang berlaku dalam tatanan masyarakat selalu mengalami perkembangan. Sistem keuangan mengalami perubahan yang dinamis. Pergeseran antar satu sistem keuangan dengan sistem keuangan lainnya akan menciptkan atmosfer tersendiri. Tentunya hal tersebut selalu diiringi dengan adanya kesenjangan antar pemegang kepentingan.

Perkembangan sistem keuangan saat ini juga semakin berkembang pesat. Beralihnya sistem konvensional menuju sistem digital merupakan suatu bukti bahwa perkembangan nyata adanya. Saat ini dompet digital lebih banyak digunakan oleh masyarakat modern dibandingkan dengan transaksi secara kas. Hal ini tentunya dapat menjadi pedang bermata dua. Sistem ini dapat memberikan manfaat maupun menimbulkan risiko.

Sistem keuangan yang beralih dari sistem konvensional ke sistem digital memberikan berbagai manfaat. Sistem digital dinilai lebih mampu mengakomodir pemenuhan kebutuhan secara real time. Selain itu, sistem digital juga memberikan tingkat kepraktisan yang tinggi. Sehingga sistem ini lebih digemari oleh masyarakat modern, khususnya generasi muda. Sistem digital menjadi daya tarik tersendiri, hal ini tidak terlepas dari potongan harga maupun cashback di setiap transaksi. Seperti layaknya prinsip ekonomi, komoditas dengan harga yang rendah dengan kualitas yang setara dengan komoditas lainnya tentunya menjadi daya tari tersendiri bagi masyarakat.

Keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh sistem digital juga disertai dengan kelemahan-kelemahannya. Penggunaan sistem keuangan digital saat ini belum mendapatkan proteksi yang cukup signifikan. Seringkali hak privasi konsumen tercederai dengan adanya proteksi hukum yang belum jelas. Sistem digital saat ini juga rentan terhadap adanya peretasan dalam sistem tersebut, sehingga konsumen menjadi korban atas fenomena ini.

Keunggulan dan kelemahan sistem keuangan ini akan selalu menjadi trade off tersendiri. Kesempatan ini harus menjadi celah bagi para akademisi untuk memberikan sumbangsih ide maupun gagasan untuk menjembatani gap masalah yang ada. Ide maupun gagasan tersebut harapannya mampu menbjadi solusi untuk menutup kekurangan-kekurangan yang ada dalam sistem digital. Gap masalah yang semakin kecil dengan adanya solusi dari para akademisi tersebut, maka akan memberikan manfaat sosial yang lebih luas. Manfaat sosial tersebut jika terakumulasi dengan baik akan menjadi kesejahteraan bagi masyarakat.

Universitas Islam Batik Surakarta menyambut baik tantangan ini. Tantangan ini diwujudkan dalam penyelenggaraan Seminar nasional dan Call for Paper bertajuk financial inclusion,law  investment and soscial welfare. UNIBA Surakarta mengajak masyarakat, khususnya akademisi dan para peneliti untuk berpartisipasi dalam acara ini. Para akdemisi dan para peneliti dapat memberikan sumbangsih atas ide dan gagasan terkait masalah yang telah dipaparkan sebelumnya. Ide dan gagasan yang diwujudkan dalam bentuk artikel ilmiah ini akan memberikan kontribusi bagi perkembangan kesejahteraan masyarakat.

Humas/Edit Paksri.

Leave a Comment