TEAM PKM.STIE AUB , “Bahaya plastik dalam kehidupan berkelanjutan” di Kelurahan Mojosongo Surakarta

SENANGNEWS.COM

TIM Pengabdian Masyarakat juga sekaligus Dosen STIE AUB Surakarta,yakni BRM.Suryo Triono,S.S.M.Hum,MM bersama Andri Octaviani, S,Pd,M.Pd dan Drs.Dibyo Iskandar,MM semalam Minggu,26 Juli 2020 melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat,berlangsung di wilayah Kelurahan Mojosongo ,Jebres,Surakarta.

Sebagai amanat  menjalankan  Tri Darma Perguruan Tinggi,Ketua Tim  yang diketahui BRM.Suryo demikian panggilan akrabnya dikampus,kali ini mengunjungi warga yang terdiri kelompok RT dan RW serta UMKM yang malam itu hadir berkumpul sekitar 30 orang dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,bersemangat mengikuti kegiatan masyarakat,menambah wawasan pengetahuan.

Kebetulan,tim pengabdian mayarakat mengangkat tema  Bahaya limbah plastik dalam kehiduan berkelanjutan yang saaat ini lagi gencar digalakkan oleh Pemerintah dimana-mana.

Plastik,menurut tim pengabdian masyarakat, merupakan salah satu bahan yang sering digunakan oleh masyarakat untuk berbagai hal. Bahkan karena seringnya digunakan, plastik seolah-olah telah menjadi sebuah kebutuhan yang harus tersedia di masyarakat. Padahal sebenarnya plastik memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan apabila sudah tidak digunakan lagi, di mana istilah plastik yang sudah tidak digunakan tersebut dikenal dengan sebutan sampah.

Dikatakan pula, penyebab pencemaran sampah plastik  ada di mana saja, setiap kali plastik dibuang, polutan beracun memiliki lebih banyak peluang untuk mecemari dan membahayakan lingkungan.Plastik lebih murah, maka dari itu, masyarakat banyak menggunakan plastik untuk berbagai hal. Dan yang menjadi masalah membuang sampah plastik sembarangan,ini menjadi perhatian semua pihak.

 

DAMPAK PENCEMARAN LIMBAH PALSTIK

Pembuangan sampah plastik yang sembarangan akan mengakibatkan pada aliran sungai,pencemaran akan   maghluk bawah tanah, kantong plastik akan mengganggu penyarapan  air kebawah tanah.

Akibat lain menurunkan kesuburan tanah,penyerapan air kedalam tanah ,hewan-hewan dapat terjerat   dalam sampah plastik,menurunkan kesuburan tanah.

Acara juga diselingi tanya jawab dan kalangan ibu- ibu yang  banyak  bertanya,ungkap Ibu Andri sebagai anggota tim pengabdian kepada masyarakat.Tentu tak sekedar itu,tim kedepan juga akan mengunjungi lagi dengan tema yang berbeda.

Paksri.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *