Tiga Dosen STIE AUB Surakarta Ajak Masyarakat BudidayaTanaman Sayur Secara Hidroponik

SENANGNEWS.COM

ADA TIGA Dosen STIE AUB Prodi Akuntansi,masing masing, Drs.Dibyo Iskandar MM,Yenny Khristiana S.T.MSi,dan Rina Ani Sapariyah ,SE,MM,Akt,CA hadir ditengah masyarakat RT.01 dan RT.05 RW.4 Mojosongo,Jebres Surakarta Rabju malam,11 Desember 2019.

Sambil membawa peralatan sederhana seperti botol plastik,benih tanaman sayuran serta media plastik  sebagai contoh untuk menanam sayur dengan cara Hidroponik,dengan harapan dapat mmenfaatkan lahan pekarangan dirumahnyan yang masih tersedia.Sekitar 100 peserta yang merupakan paguyuban Satkom Ngamulyo Rw.04 Mojosongo Jebres Surakarta dibawah pimpinan Edy Nurcahyo dengan  antusias mengikuti kunjungan pengabdian masyarakat tiga Dosen STIE AUB Surakarta,bagaimana Pak  Dibyo mempraktekan tanaman sayur didalam botol plastik yang sudah disediakan sebelumnya.

Ketiga Dosen tersebut dalam pengabdian masyarakat mengangkat tema ,Budidaya   Bagi Tanaman Sayuran Secara Hidroponik di Lahan Pekarangan Bagi Warga Jebres Surakarta.Tentu ada  yang menarik perhatian sehingga tema diangkat dan menurut Pak Dibyo,ada pergeseran gaya dan pola hidup menjangkiti masyarakat baik di perkotaan maupun pedesaan yang kurang mengelola sumber daya secara baik.Menurutnya,diantara pengeluaran konsumsi keseharian yang semestinya dapat dicukupi dan diupayakan sendiri ternyata dipenuhi dengan cara praktis membeli kepasar.K pembelian kemudian disisi lain masyarakat kurang mengelola potensi yang ada di lingkunganya,yaitu pemanfaatkan lahan pekarangan  yang dibiarkan  menganggur.

Padahal jka dimanfaatkan kebaradaannya akan dapat memberikan banyak keuntungan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga  dan meningkakan pendapatan keluarga.Lahan pekarangan menurutnya lebih lanjut,memiliki potensi dalam menyediakan bahan pangan keluarga,mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk untuk pembelian pangan keluargan dan meningkatkan rumah tangga.

Kendala yang masih dijumpai dilapangan,kata Dibyo demikian panggilan akrabnya adalah terkait masalah sosial,budaya dan ekonomi masih dijumpai dalam program pemanfaatan lahan pekarangan diantaranya belum membudaya budidaya pekarangan secara intensif,masih bersifat sambilan dan belum dikelola secara baik.

Ketiga Dosen tersebut berharap masyarakat di Jebres secara bertahap mampu mengubah perilaku konsumtif kearah produktif sehinngga dapat meningkatkan bahan  pangan keluarga,mengurangi pengangguran dan pengeluran  rumah tangga dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Paksri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *